Seketika.....ku beranjak remaja
Ku mulai mengenal pria
Dan itulah kau !
Kau mengisi rongga hatiku
Menyinari kalbuku
Indah nian itu
Namun.......kau rampas kembali dari diriku
Itu sakit
Aku meringis
Itu perih
Aku menangis
Seakan takut kehilanganmu
Aku bertahan sejenak
Lama kutunggu berubah dirimu
Tak kunjung tiba sedetik
Aku takut melihatmu menjauh pergi
Melupakan segenap rasa ini
Aku menangis di sini
Meratapi punggung yang menjauh pergi
Jika jodoh pun kita akan bertemu
Lagi.............
Namun aku gelisah
Bagaimana bila hatimu tak bisa menuntunmu kembali pada diriku ?
Hanya menoleh pun aku gembira
Bagaimana bila hatimu tersentuh hati yang lain ?
Hati yang jauh lebih indah
Bagaimana bila aku terus menunggumu di sini menangis sendiri ?
Kau tak pernah ada
Aku sayang kamu
Yang kurasakan itu
Sebentar kau membalasnya
Hanya sebentar setelah itu tiada
Air mata jatuh tak tertahan
Menitik satu per satu
Mencoba menahan
Terisak semakin dalam
Ku sadar
Kau pergi karna.....
Ingin meraih hati lain yang kau idam
Aku hanya bisa melihat dari belakang
Berpura-pura mendukung
Namu sebaliknya, aku tersungkur dan menangis
0 komentar:
Posting Komentar